Welcome

Hii... Selamat Membaca...
Tampilkan postingan dengan label Tugas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas. Tampilkan semua postingan

Rabu, 31 Maret 2010

Kelebihan dan kekurangan WEB

Hii... teman-teman....

Kali ini saya mau share pendapat saya tentang kelebihan dan kekurangan WEB. Contoh yang ingin saya ambil adalah WEB yang mengatur kegiatan tentang perbankan atau perdagangan juga bisa yang mempunyai sisi kelebihan dan kekurangannya. Hmmm.... kira-kira temen-temen dan bapak Ricky bisa tidak y kalau web sejenis itu punya kelebihan atau kekurangan.

Hmm... Pendapat saya mengenai kelebihan dulu dari WEB dagang atau perbankan. Pertama, yang jelas pasti mempermudah seseorang dalam melakukan transaksi jual beli. kedua si pembeli tidak harus capek-capek jalan cari barng yang cocok. ketiga menghindari kerusakan barang pada saat di perjalanan. tuh buat barang yang di pesen saja y.. hehehe.... hmmm... mungkin lebih cepat sja kali y. karen misalnya saja transaksi perbankan yaitu transfer. kita semua bisa mengirim uang kita ke kerabat, keluarga, teman, atau rekan hanya dalam hitungan detik.. hebat sekali y teknologi sekarang.. tidak seperti dulu harus menggunakan POS yang lama datangnya.
hehhe... mungkin kelebihan dari WEB dagang dan WEB perbankan itu saja y dari saya.

hmm.., selanjutnya kita masuk pada kekurangan dari web diatas yukz... Kalau menurut saya kekurangan dari WEB diatas adalah mudahnya tindakan hacking dari hacker-hacker semakin banyak. hmm... saya mau ambil contoh tindakan mengcopy atau membuat sebuah tampilan dari web tersebut sama. Hanya saja web yang satu PIN dan account anda yang dibutuhkan dalam transaksi benar-benar sampai pada pihak Bank yang bertanggung jawab. Dan, digunakan untuk memakai layanan jasa dari bank tersebut atau pedagang tersebut. akan tetapi apabila kita salah masuk ke situs yang kita tuju itu bisa bahaya teman-teman dan PIN serta account kita yang digunakan untuk transaksi bisa saja disalahgunakan untuk keuntungan si hacker. Memng bukan dengan cara dibelikan barang. Tetapi bisa digunakan dengan cara membeli pulsa. karena sekarang Bank telah menyediakan fasilitas untuk layanan isi voucher pulsa. Dan juga untuk menghindari pengecekan atas kelakuan mereka. Mereka bisa saja mempunyai nomor HP yang berbeda dan bisa di transfer anatr kartu layanan HandPhone.

hmmm. kalau tidak salah teknik Hacking seperti ini adalah teknik spoofing, yaitu teknik dengan menyarukan sebuah WEB. contoh www.klik-BCA.com misalkan ini web asli dari banknya, tetapi hacker mengganti tanda hubung dan membuat web tmpilannya sama dengan web asli dengan nama www.klik_BCA.com jelas ini berbeda. hacker mengharapkan ketidak telitian dari nasabah dalam memasukkan nama situs atau WEB yang dituju.

Minggu, 28 Februari 2010

Komentar tentng Softskill

Dua Juta Diploma dan Sarjana Menganggur
Keterampilan Nonakademis Faktor Penentu
Jumat, 19 Februari 2010 | 03:19 WIB

Jakarta, kompas - Sedikitnya dua juta lulusan perguruan tinggi, baik lulusan program diploma maupun sarjana, menganggur. Hal itu, antara lain, terjadi karena sebagian besar lulusan perguruan tinggi tidak memiliki keterampilan nonakademis.
Padahal, dunia kerja atau industri justru menjadikan keterampilan nonakademis itu sebagai salah satu faktor penentu dalam penerimaan karyawan atau tenaga kerja.
Demikian benang merah yang mengemuka dalam diskusi ”Siap Hadapi Tantangan Dunia Kerja dengan Pendidikan Berfokus Karier”, Kamis (18/2) di Jakarta. Berbicara pada diskusi tersebut konsultan pengembangan sumber daya manusia dari Daya Dimensi Indonesia, Aditia Sudarto, dan CEO International College School of Informatics (Inti) Indonesia Sudino Lim.
”Nilai indeks prestasi kumulatif boleh saja tinggi. Tetapi, tanpa soft skill itu tidak akan ada artinya. Barangkali, paradigma pendidikan kita yang harus diubah sehingga perguruan tinggi bisa ikut memacu soft skill ini dan mengakomodasi kebutuhan dunia kerja,” kata Aditia.
Keterampilan atau keahlian nonakademis yang dimaksud itu, antara lain, adalah keterampilan presentasi, manajemen konflik, berbicara di depan publik, dan kerja sama dalam satu tim. Tanpa keterampilan yang dibutuhkan oleh dunia kerja ini, kualitas lulusan perguruan tinggi pun tidak maksimal berkembang. Akibatnya, 4,1 juta atau sekitar 22,2 persen dari 21,2 juta angkatan kerja terpaksa menganggur (hasil survei tenaga kerja nasional 2009 dari Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional).
”Banyak perusahaan yang setiap tahun mencari karyawan baru yang memiliki motivasi yang kuat dan memiliki pengetahuan yang cukup tentang dunia kerja. Sayangnya, faktor-faktor ini yang sering menjadi kendala bagi para lulusan perguruan tinggi,” kata Aditia.
Selain karena tidak memiliki keterampilan, sejak awal langkah untuk memasuki dunia perguruan tinggi juga sudah keliru. Berdasarkan hasil riset Inti Indonesia, menurut Sudino Lim, banyak calon mahasiswa yang cenderung memilih program studi hanya berdasarkan tren yang ada. Jika tidak karena tren, faktor pemilihan perguruan tinggi lebih karena atas permintaan orangtua atau keluarga dan pengaruh teman sebaya. ”Ini yang menjadi awal penyebab ketidaksiapan mereka untuk menghadapi tantangan dan tuntutan dunia kerja,” kata Sudino. (LUK)
Komentar :
Saya merasa softskill memang diperlukan. Karena jika tidak ada softskill maka seorang sarjana adalah sarjana yang pasif yang mempunyai mental kurang. misal sarjana yang tidak punya softskill sarjana yang untuk berpresentasi saja susah. padahal itu penting. Saya setuju dengan Universitas Gunadarma yang mengadakan matakuliah seperti softskill. Karena, ini dapat mendorong mahasiswa untuk menggali potensinya.. maju Gunadarma.. hhoo... red